Rabu, 01 Agustus 2012

my memorable old brown box =D


:Tengah malam di bulan ramadhan, at a place called here


Hahahaha. Ini malam beneran lucu banget. Bukan bukan karena saya ada di suatu tempat dan mendengar orang lain bergurau atau melontarkan joke yang bikin ngakak. Tapi karena malam ini tiba-tiba pengen aja buka satu kotak yang ada di kolong tempat tidur. Karena letaknya ada di kolong kamar tidur di kamar saya, ya pastinya itu punya saya,ckckkc. Isinya sih bukan sekarung uang receh ditambah uang kertas, beserta beberapa bongkah emas batangan, dan lembaran cek siap dicairkan. Tapiiiiii ini barang-barang yang lebih berharga dibanding itu semua bagi pemiliknya. Gimana gak berharga, itu beneran kotak berisi kenangan. Di mana coba ngubek-ngubek plus nyari kenangan dengan gampang segampang nukerin cek dengan uang di bank, atau nuker emas dengan uang di toko emas. Semua kenangan itu mengingatkan saya pada diri saya sendiri di masa lampau. Pada cara gimana gaya tulisan yang saya buat pada beberapa novel karangan yang bikinnya dengan hati yang menggebu-gebu pengen jadi penulis novel popular,ckkck lalu gaya tulisan di diary yang isinya biodata diri saya dan teman-teman waktu sd, smpe smp. Ada juga kata-kata yang dibuat pas sma, dan sumpah itu beneran lagi berbunga-bunga deh kayaknya. Dan meski dulu gak kenal sama kata galau tp udah nyempil aja tu perasaan waktu lagi ababil,cckkck Beberapa sih ada yang ngutip dari buku novel atau komik, tapi juga ada yang emang bikin sendiri. ini nih contoh pusinya:

(by: Comic entitled Extraordinary Girl)
Membuat matahari di hatiku membara membakar dedaunan. Dan meluluhkan ranting-ranting, megancam hingga terangnya. Menembus sampai ke kelebatan hutan, membuat cakrawala dalam gapaianku dan bintang-bintang runtuh di pangkuanku. Menerbangkan di antara serombongan angsa-angsa ke mega-mega yang memerah…”

Pada hari aku jatuh cinta, aku belajar kehidupan. Pada hari cintaku patah, aku belajar kepahitan. Apapun yang terjadi aku sungguh bahagia merasakannya. Takkan ku berikan hak pada sisapapun untuk menilainya…”

Nah yang di bawah ini baru sepotong buai imaji bikinan saya yang dulu masih sma :D

ssssstttt angin itu menyisir ilalang padang lapang. Menyingkir sekumpul dedaun, menyapa kalbuku. Mengungkap seluruh imajiku. Hingga terlihat sudut fatamorgana. Di sini di sudut ini di sudut maya. Rasaku terlelap tanpa peka akan binar-binar hasrat. Hanya ada senyum merekah. Hanya ada tatapan dalam pandangan. Walau tak ada Nyata yang kusimpan. Kala kini ku dlam semu kembali maya. Berbalik tuk setiap nyataku. ..

Dan.. di kotak coklat usang berdebu ini ada lagi beberapa post cards bergambar cahaya air laut Kal-Sel (kota kelahiran, tempat tinggal, serta satu-satunya kota yang bisa saya akui sebagai saya bangetckkck soalnya saya orang Banjar :D *proud), lalu ada gambar rumah adat Banjar Martapura, pasar terapung, sampe bekantan (nasalis larvatus) Kal-sel. Beneran yang berbau Banjarmasin semua tu postcards :D

Gak sampe di situ isinya, masih ada beberapa kartu lebaran kosong yang tidak bermaksud mengirimkannya pada siapapun, hanya sekedar menyimpannya beberapa, heee :D
Di kotak itu bahkan ada lembaran-lembaran kertas bider yang sudah diisi dengan berbagai tulisan. Malahan di sana ada poster salah satu bintang Korea yang dulu sempat saya sukayang sudah terlipat-lipat,ckkck :P

Lucunya itu pas di bagian baca novel dan diary ala Rezzqina Shaufa yang masih SMP + SMA, dan tentu masih ababil, jd alur ceritanya manja-manja gimana gitu, ahahahahah... kalo dipikir-pikir, saya sekarang gak gitu-gitu amat deh :p 
Tapi ya begitulah, seperti isi status di twitter yang baru saya posting beberapa jam lalu kalo I do anything just the way I am. Even its not too great, yet Im sure it wont be really bad 
Dan lagiiiiii thats  all what I have in my memorable old brown box. Happy everyone :)


Catatan: lucu di sini lucu menurut penulis loh ya :p



2 komentar:

  1. Mungkin ini semacam magic box :)
    box yg bisa melemparkan kita melewati lorong waktu dan menerawang ke waktu yang telah lewat..

    it's really precious. meskipun ditukar dengan emas 24berkarat atau lembaran cek dolar yg siap dicairkan, tetap tidak akan bisa terbayarkan kenangan2 itu.

    saya jadi pengen mengecek kolong tempat tidur saya, siapa tau ada kotak harta karun yg tersimpan.. hehe..

    BalasHapus
  2. hahahahhaha..... ayo.... ayo... cek Vai, kali aja ada diary galau jaman dulu, atau lembaran kertas dengan potongan kisah yang bikin nyengir,heheee :D

    BalasHapus